Welcome To My Blog

Rabu, 25 November 2015

PERAN KOMPONEN BANGSA INDONESIA UNTUK MELINDUNGI SUMBER DAYA KELAUTAN MENUJU NEGARA MARITIM KELAS DUNIA



Indonesia merupakan negara yang wilayahnya sebagian besar berupa laut, karena Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang banyak sehingga bisa disebut juga sebagai negara kepulauan. Bentuk geografis Indonesia mencirikan bahwa Indonesia merupakan Negara Maritim tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya disadari oleh masyarakat Indonesia. Wilayah laut yang luas memiliki sumber daya kelautan yang melimpah mulai dari perikanan, terumbu karang, sumber minyak dan gas, serta roda perekonomian oleh transportasi laut. Potensi yang begitu besarnya belum diimbangi dengan pengolahan dan pelestarian yang tepat oleh pemerintah. Perwujudan Negara maritim yang sesungguhnya adalah ketergantungan dalam memanfaatkan potensi sumber daya kelautan yang maksimal atau utuh untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang mandiri.

Kemandirian yang dimaksud memiliki perilaku yang mampu berinisiatif, mampu mengatasi masalah/hambatan/gangguan, mempunyai rasa percaya diri dan dapat melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan dari pihak lain. Kemandirian bangsa diartikan dengan bangsa yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dengan segala sumber daya yang dimiliki. Kemandirian bangsa dapat diukur dari, kemampuan dalam menetapkan ideologi kebangsaan secara lugas dan tegas (Pancasila), kemampuan dalam merumuskan, memutuskan dan menerapkan kebijakan-kebijakan negara tanpa campur tangan pihak-pihak asing secara berlebihan, kemampuan dalam menjaga dan melindungi kedaulatan atas wilayah, penduduk dan segenap sumber daya yang ada di dalamnya. Tetapi pada dasarnya sebuah negara tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari negara lain, negara akan saling berinteraksi satu sama lain dalam memenuhi kebutuhannya sehingga kemandirian suatu bangsa juga dapat dilihat dari seberapa besar pengaruh negara tersebut terhadap negara lain. Sumber daya kelautan di Indonesia merupakan salah satu indikator yang kuat untuk menciptakan suatu negara atau bangsa yang mandiri.
Potensi sumber daya kelautan yang ada di Indonesia merupakan sebuah anugerah atau berkah yang sekaligus bisa menjadi sebuah ancaman atau bencana. Indonesia memiliki laut yang luas dengan pulau-pulau berjumlah 17.499 pulau dan ZEE seluas 2,55 Juta km2 , hal tersebut menggambarkan fisik dari luasnya laut Indonesia dengan segala sumber daya yang ada di dalamnya. Potensi pembangunan dapat dikembangkan di wilayah pesisir dan laut Indonesia misalnya pembangunan pelabuhan, pariwisata, budi daya perikanan, budi daya hutan mangrove dll. Potensi perikanan yang ada di Indonesia sangat membantu perekonomian nilai budi daya yang mencapai miliaran dollar. Laut Indonesia juga memiliki sumber daya minyak dan gas yang cukup melimpah, cadangan minyak di Indonesia diperkirakan mencapai 57,3 miliar barel yang terkandung di lepas pantai. Letak Indonesia yang strategis yaitu di antara 2 benua dan 2 samudra dapat digunakan sebagai kekuatan Indonesia dalam bidang politik dan ekonomi. Masyarakat pesisir juga memiliki potensi sumber daya yang luar biasa dalam meningkatkan perekonomian Indonesia.
Sumber daya kelautan juga memiliki ancaman terhadap kelestariannya, ancaman tersebut yaitu perubahan iklim yang menjadi efek dari global warming dapat menyebabkan air laut naik sehingga pulau-pulau kecil akan tenggelam, perusakan lingkungan dan pencemaran laut dapat mengganggu ekosistem laut, ancaman keamanan seperti penyelundupan, illegal fishing, terorisme, ancaman keamanan maritim dan ekonomi global, ancaman keamanan energi, ancaman nuklir. Ancaman-ancaman tersebut menjadi sangat berbahaya apabila tidak ada suatu cara untuk menanggulanginya.
Seluruh komponen bangsa harus ikut serta bertanggung jawab terhadap upaya pelestarian  sumber daya kelautan. Komponen-komponen tersebut meliputi kalangan penyelenggara negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif dan yudikatif. Penyelanggara negara ini merupakan organ yang sangat penting dalam membuat, menjalankan dan mengawasi kebijakan-kebijakan mengenai pelestarian sumber daya kelautan. Tanpa adanya kebijakan maka program yang dijalankan tidak punya arah yang jelas. Kalangan intelektual, kalangan intelektual memiliki peran yang sangat sentral dalam upaya pelestarian sumber daya kelautan. Dengan pemikiran yang analitis mereka bisa mengeluarkan gagasan-gagasan untuk mengatasi permasalahan bangsa termasuk masalah pelestarian sumber daya kelautan. Kalangan profesional atau pelaku usaha ekonomi, Kalangan penegak hukum, Lembaga Swadaya Masyarakat, Tokoh agama dan masyarkat, Generasi Muda dan masyarakat umum.
Keterlibatan seluruh komponen bangsa atau seluruh elemen masyarakat harus disertai dengan peran yang jelas seperti peran aplikatif, peran kooperatif, peran koordinatif, peran edukatif dll. Hal tersebut dapat meningkatkan hasil potensi sumber daya kelautan Indonesia yang melimpah sehingga dapat mewujudkan cita-cita menjadi negara maritim yang mandiri menuju negara maritim kelas dunia. Dengan demikian seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan, memanfaatkan dan melestarikan sumber daya kelautan Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar